TAPANULI TENGAH azkyalnewsnetwork.com – Menjelang bulan suci Ramadan, pedagang daging sapi dan kerbau dadakan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, diserbu pembeli, Rabu (18/02/2026).
Meski harga daging menembus Rp170 ribu per kilogram, warga tetap ramai-ramai membeli untuk persiapan menu sahur dan berbuka puasa hari pertama.

Seperti yang terlihat di ruas Jalan S. Parman, Kabupaten Tapanuli Tengah, sejumlah pedagang mendirikan lapak sederhana di bahu jalan. Daging sapi dan kerbau yang baru disembelih digantung dan dipajang untuk menarik minat pembeli.
Meski hanya berjualan dengan peralatan seadanya, lapak-lapak tersebut dipadati warga yang ingin membeli daging untuk diolah menjadi hidangan spesial menyambut Ramadan. Kenaikan harga daging pun tak menyurutkan minat masyarakat.
Salah seorang pedagang bernama, Rudi Hutagalung, mengaku setiap tahun berjualan di lokasi tersebut menjelang Ramadan. Tahun ini, ia berencana berdagang selama dua hari berturut-turut.
“Harga per kilo daging kerbau sekarang Rp170 ribu, sama dengan tahun lalu. Saya setiap tahun dagang di sini, sudah puluhan tahun. Saya asalnya dari Pandan, Tapteng. Biasanya dua hari berjualan, dan ramai. Jam segini saja sudah habis, pembeli rata-rata dari Sibolga,” ujarnya.
Menurut Rudi, tidak sampai setengah hari, satu ekor kerbau yang disembelihnya sudah habis terjual. Tingginya permintaan daging menjelang Ramadan memang menjadi momen tahunan yang selalu dinantikan para pedagang.
Fenomena pedagang daging dadakan ini tidak hanya terjadi di Tapanuli Tengah. Setiap memasuki bulan Ramadan, pemandangan serupa juga terlihat di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara, seperti Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, dan Mandailing Natal.
Ramainya pembeli menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah, sekaligus menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman.
(DD)













