MADINA azkyalnews.com – Ketua Persatuan Marga Pulungan Sedunia Cabang Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Mangaraja Sitimbul Pulungan alias Ompung Lomok, meminta Forkopimda Madina tidak tebang pilih dalam penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Pernyataan itu disampaikan, Senin (11/8/2026), menyikapi penertiban yang dinilai lebih banyak berdampak kepada masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas tambang.

Menurutnya, jika PETI harus ditertibkan, penindakan harus menyasar seluruh pihak yang terbukti melanggar, termasuk pelaku bermodal besar yang menggunakan alat berat.
“Jangan hanya masyarakat kecil yang ditindak. Kalau ada pelaku bermodal besar yang terbukti melanggar hukum, harus diproses juga. Hukum harus berlaku adil,” tegasnya.
Ompung Lomok juga meminta pemerintah tidak menyamakan seluruh aktivitas pertambangan masyarakat dengan PETI skala besar.
Ia meminta dugaan keterlibatan oknum dalam aktivitas PETI diverifikasi dan diproses berdasarkan bukti, bukan sekadar isu.
Selain penindakan, ia mendesak Pemkab dan DPRD Madina menyiapkan solusi ekonomi bagi masyarakat yang terdampak penertiban.
“Jangan hanya ditertibkan. Pemerintah juga harus memberikan solusi agar masyarakat tidak kehilangan mata pencaharian,” ucapnya.
(D)











