Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Hukum & Kriminal

PT. PSU Dikuasai Mafia Tambang, Zakaria Rambe Minta Gubernur Tegas

badge-check


					PT. PSU Dikuasai Mafia Tambang, Zakaria Rambe Minta Gubernur Tegas Perbesar

MEDAN azkyalnewsnetwork.com – Agar lahan yang menjadi aset PT. Perkebunan Sumatera Utara tidak menjadi korban keserakahan para mafia tambang, sangat dibutuhkan ketegasan dari Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution.

Demikian diungkapkan Pengamat Hukum dan sosial, Zakaria Rambe ketika dimintai pendapatnya mengenai lahan BUMD PT PSU di Desa Patiluban kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang kini viral diduga diserobot dan dijadikan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI), Selasa (14/04/2026).

“Gubernur seharusnya bertindak tegas. Jangan dibiarkan, apalagi diduga ada keterlibatan oknum. Baik dari dalam maupun dari luar,” jelas Zakaria.

Ketua JAMPI Sumut ini juga menegaskan, seharusnya pihak manajemen PT. PSU terlebih dahulu mengetahui apa yang terjadi di lokasinya. Serta dapat melakukan penghalauan terlebih dahulu.

“Saya duga pihak manajemen tahu, dan kemungkinan sudah kebagian. Namun ini perlu memang dibuktikan. Seandainya tidak juga seharusnya manajemen, mulai dari Direksi hingga manajer bisa menghalau di awal sehingga tidak jadi pembiaran,” tegas Zakaria Rambe yang merupakan Alumni Fakultas Hukum UMSU 1991 tersebut.

Melihat ini semua, Zakaria pun berharap, Gubernur Sumut, baik secara langsung maupun melalui Kepala OPD yang berkaitan dengan PT. PSU agar bertindak tegas.

Dia mengatakan, tindakan tegas Gubernur diperlukan agar lahan yang menjadi aset BUMD ini bisa dijaga dan dirawat serta diolah dengan baik.

“Sudah saatnya Pak Bobby bertindak tegas. Jika memang ada manajemen yang terlibat akibat pembiaran ini, langsung dievaluasi. Hal ini agar pembiaran tidak semakin lama dan membuat para mafia tambang itu merasa berkuasa,”tandasnya mengakhiri.

(D/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tiga Rumah dan Satu Gudang Terbakar di Batang Natal, Kerugian Capai Rp310 Juta

17 April 2026 - 20:09 WIB

Diduga Gelapkan Dana Bos SMK Garda Husada, 5 Pelaku Ditangkap Polisi

17 April 2026 - 18:03 WIB

Arogan, Oknum Perangkat Desa Sihepeng II Halangi Pekerja Pemasangan WiFi

17 April 2026 - 07:27 WIB

Inspektorat Sampaikan Rekomendasi ke Bupati Madina, Terkait Kades Jambur Baru

15 April 2026 - 05:08 WIB

TGSC Terima Surat Perkembangan Kasus Dari Polres Madina

14 April 2026 - 06:11 WIB

Trending on Hukum & Kriminal