Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Hukum & Kriminal

APH Diduga Jadi Penampung Emas Ilegal, Kapolres Ucapkan Terimakasih 

badge-check


					APH Diduga Jadi Penampung Emas Ilegal, Kapolres Ucapkan Terimakasih  Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com – Tambang Emas di Mandailing Natal tampaknya tidak akan mudah dibasmi. Hal ini dikarenakan banyaknya oknum aparat penegak hukum (APH) yang menjadi penampung hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di beberapa kawasan.

Hal ini bukan isapan jempol atau isu semata. Beberapa pelaku PETI di kawasan Hutabargot dan Naga Juang misalnya. Mereka secara implisit mengatakan ada beberapa oknum APH yang menampung bahkan memback up kegiatan ilegal mereka.

“Ada memang oknum polisi yang back up lubang di Hutabargot dan Naga Juang. Bahkan ada beberapa oknum polisi yang juga menjadi pembeli emasnya,” ungkap salah satu pemilik lubang emas di kawasan Naga Juang.

Menurutnya, kegiatan PETI di dua kawasan ini sudah berlangsung puluhan tahun. Sehingga untuk dihentikan akan menjadi lebih sulit.

“Kegiatan ini sudah lama. Banyak yang sudah berhasil, namun sudah banyak juga yang gagal. Ini sudah menjadi salah satu pekerjaan dan nafkah bagi masyarakat. Akan sangat sulit jika dihentikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Madina, AKBP Bagus Priandy yang dikonfirmasi mengucapkan terimakasih atas informasi yang disampaikan.

“Wa’alaikumsalam Bapak. Terimakasih infonya. Kita tindaklanjuti,” tulisnya menjawab konfirmasi, Senin (20/4/2026).

(D/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Meinul Lubis Tersangka Baru Kasus Smart Village

29 July 2026 - 09:45 WIB

Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Mengutuk Tindakan Brutal terhadap Jurnalis di Siak, Desak Kepolisian Tangkap Pelakunya

25 July 2026 - 09:36 WIB

Kasus Rudapaksa Anak, Grib Jaya Desak Polisi Tangkap 2 DPO

23 July 2026 - 12:28 WIB

Kejari Madina Diterpa Isu Kutipan Rp. 2.500.000 Perdesa

9 July 2026 - 11:13 WIB

Satgas Walantara Apresiasi Langkah Gubernur Perbaiki Lingkungan di Ex PETI Madina

8 July 2026 - 09:02 WIB

Trending on Hukum & Kriminal