MADINA azkyalnewsnetwork.com – Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batamg Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Riswan Haedy, diduga melakukan taktik kotor untuk menutupi kesalahannya. Setelah merusak aset daerah, ia kini mengutus orang-orangnya untuk mendatangi rumah-rumah warga dan membuat surat pernyataan bahwa masyarakat setuju dengan perbuatannya. Sebagian masyarakat sudah menandatangani karena terpaksa.

“Warga dibujuk dan ditekan untuk menandatangani surat itu. Mereka menggunakan orang-orang PKK desa untuk melakukan hal ini, agar tidak ada yang mencurigai,” kata warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Warga merasa sangat tidak puas dengan tindakan Kades yang kerap mengintimidasi mereka. Mereka berharap Bupati Saipullah Nasution segera memberhentikan Riswan Haedy dari jabatannya.
“Gegara Kades ini, kami warga yang jadi korban. Kami dipaksa mengadakan material dan gotong royong memperbaiki kembali jalan yang dirusaknya. Ini tidak adil ” seru warga.
Kasus Kades Riswan Hadey memang menjadi isu betapa sewenang wenang nya Kades tersebut pada warganya. Baru beberapa hari lewat Kades juga terlibat pencemaran nama baik dengan warganya yang berujung damai di Kepolisian.
Inspektorat Madina saat ini sedang menangani kasus perusakan aset daerah yang dilakukan Kades tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan untuk segera dikeluarkan keputusan.
(DD/ Rls)













