Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Bisnis

Toge Panyabungan, Kudapan Khas Mandailing yang Diburu Saat Ramadhan

badge-check


					Toge Panyabungan, Kudapan Khas Mandailing yang Diburu Saat Ramadhan Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com – Toge Panyabungan menjadi salah satu kudapan segar yang banyak diburu warga saat bulan suci Ramadhan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Rasa manis dari gula aren yang berpadu dengan gurihnya santan serta lembutnya pulut atau beras ketan, menjadikan kudapan legendaris ini cocok sebagai pelepas dahaga setelah seharian menahan lapar dan haus.

Toge Panyabungan merupakan kudapan sejenis cendol khas Mandailing yang selalu hadir di lapak-lapak penjual takjil setiap Ramadhan.

Perpaduan pulut, beras ketan, kuah santan, dan gula aren cair menciptakan cita rasa khas yang menyegarkan.

Dalam proses pembuatannya, kudapan ini terbilang cukup rumit dibandingkan dengan takjil lainnya. Beras ketan diolah menjadi lupis serta candil berbentuk bulatan kecil.

Setelah itu, disiram dengan kuah santan dan gula aren yang telah dicairkan, sehingga menghasilkan rasa manis yang pas dan tekstur yang lembut di mulut.

Salah seorang pembuat sekaligus penjual Toge Panyabungan, Mariani, mengatakan bahwa permintaan selama Ramadhan meningkat drastis dibanding hari biasa.

“Kalau bulan puasa seperti ini, produksi bisa sampai empat kali lipat dari biasanya. Banyak warga yang mencari Toge untuk berbuka,” ujarnya.

Untuk satu porsi Toge Panyabungan, pembeli cukup merogoh kocek sebesar Rp6.000. Harga yang terjangkau ini membuat kudapan tradisional tersebut tetap diminati berbagai kalangan.

Kehadiran Toge Panyabungan bukan sekadar takjil pelepas dahaga, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi khas Ramadhan di tanah Mandailing.

Setiap tahunnya, kudapan ini selalu hadir dan menjadi menu favorit masyarakat saat waktu berbuka tiba.

(DD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dapat Bonus Rp100 Ribu, PT Azkyal Buat Program Referal Ajak Teman

24 July 2026 - 09:10 WIB

Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Banten Resmi Dilantik Oleh Ketua Umum SMSI Pusat

23 July 2026 - 14:47 WIB

Listrik Padam di Panyabungan, Pengusaha Banyak yang Rugi

14 July 2026 - 13:31 WIB

Derita Balita Idap Kanker Mata, Orang Tua Butuh Bantuan Biaya Berobat

11 July 2026 - 08:41 WIB

Kejari Madina Diterpa Isu Kutipan Rp. 2.500.000 Perdesa

9 July 2026 - 11:13 WIB

Trending on Bisnis