TAPANULI SELATAN azkyalnewsnetwork.com – Para pengungsi korban banjir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, menyantap menu sahur dengan mie instan.
Para pengungsi ini menikmati menu sahur dengan keterbatasan diduga akibat minimnya logistik yang masuk di lokasi pengungsian.


Untuk menu sahur kali ini, para pengungsi terpaksa memakan mie instan agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa.
Pengungsi korban banjir bandang ini merupakan warga Desa Huta Godang yang sebelumnya harta benda mereka habis tersapu banjir.

Salah satu pengungsi mengaku, mereka terpaksa sahur dengan menu mie instan, dan berharap agar pemerintah dengan cepat memindahkan mereka ke hunian sementara agar mereka hidup lebih layak seperti sedia kala.
“Kondisi logistik di lokasi pengungsian sangat minim. Kami sahur hanya dengan mi instan karena memang itu yang ada. Logistik sangat terbatas,” ujar Mila.
Suasana di lokasi pengungsian tampak berjalan seperti biasa tanpa adanya persiapan khusus menyambut bulan suci ramadhan tahun ini.
Berbeda dengan Ramadan sebelumnya yang dapat dirayakan bersama keluarga di rumah masing-masing, tahun ini mereka harus berpuasa di pengungsian dengan segala keterbatasan.
(DD)












