MADINA azkyalnewsnetwork.com – Harga karet mencapai Rp13.700 per kilogram. Kenaikan harga ini terjadi di wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, dan menjadi kabar baik bagi para petani karet yang selama beberapa bulan terakhir menghadapi harga rendah.

Tiga bulan sebelumnya, harga karet hanya berada di angka Rp12.500 per kilogram. Dalam periode tersebut, harga kemudian mengalami peningkatan sebesar Rp1.200 hingga menyentuh posisi pada hari kamis 12/02/26 kemaren. Perubahan ini menunjukkan adanya pergerakan positif pada komoditas karet di tingkat petani.
“Dibandingkan 3 bulan lalu alhamdulillah per hari kamis semalam harganya naik dari 12.500 menjadi 13.700. kenaikan ini sangat membantu kami para pendodos karet. Mudah-mudahan harganya terus berangsur naik lebih tinggi lagi agar kami para petani kembali merasakan kehidupan yang sejahtera”, ungkap Mariyan warga Gunungtua pendodos karet. Jum’at 13/02/26.
Kenaikan harga karet memberikan dampak langsung terhadap pendapatan masyarakat yang bergantung pada hasil perkebunan. Dengan harga Rp13.700 per kilogram, petani memiliki peluang lebih baik untuk menutup biaya produksi serta memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Meski demikian, pelaku usaha dan petani tetap berharap tren kenaikan harga dapat bertahan dalam beberapa waktu ke depan. Stabilitas harga dinilai penting agar perencanaan ekonomi keluarga petani dapat berjalan lebih aman dan terukur.
Pemerhati sektor perkebunan menilai pergerakan harga karet perlu terus dipantau. Informasi harga yang jelas dan transparan akan membantu petani mengambil keputusan penjualan pada waktu yang tepat sehingga keuntungan dapat dimaksimalkan.
(MJ)














