Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Pemerintah

Dinas PMD Minta Desa Rampungkan APBDes untuk Pencairan ADD

badge-check


					Dinas PMD Minta Desa Rampungkan APBDes untuk Pencairan ADD Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Irsal Pariadi, SSTP, menanggapi aspirasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Madina terkait desakan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) sebelum cuti bersama Idulfitri 1447 H.

Irsal menegaskan bahwa proses pencairan ADD maupun Dana Desa (DD) sebenarnya sudah bisa diusulkan sejak awal Maret 2026. Namun, ia menekankan pentingnya kepatuhan administratif sebagai syarat mutlak penyaluran dana tersebut.

Menurut Irsal, Pemerintah Desa wajib merampungkan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun berjalan serta menyelesaikan laporan pertanggungjawaban (SPJ) realisasi tahun 2025.

“Pengusulan pencairan diharapkan harus selesai APBDes, biar tidak terbiasa tanpa dokumen bisa cair,” tegas Irsal di Panyabungan, Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan, saat ini sejumlah desa di tiga kecamatan di Madina telah memasuki tahap pengusulan. Jika dokumen lengkap, pencairan tahap pertama dipastikan dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Terkait kendala teknis, Irsal memastikan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) sudah rampung dan siap dioperasikan oleh pihak desa. Ia berharap APDESI berperan aktif mendorong desa-desa agar memperbaiki tata kelola administrasi keuangan.

Sebelumnya diberitakan, Ketua APDESI Madina Miswaruddin, SE, mendesak Dinas PMD dan Bupati Madina Saipullah Nasution agar peduli nasib dari aparat desa yang mulai Januari sampai Maret belum menerima gaji atau honor.

APDESI meminta agar ADD periode Januari hingga Maret 2026 segera disalurkan sebelum memasuki cuti bersama Idulfitri 1447 H.

“Kami bermohon kepada Bapak Bupati Madina agar ADD khusus gaji itu bisa dicairkan sebelum Lebaran tiba. Para perangkat desa sangat mengharapkan gaji itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga, apalagi di momen menyambut hari raya,” ujar Miswaruddin.

Pencairan ADD dianggap bukan sekadar urusan administratif, melainkan motor penggerak ekonomi daerah. Dengan tersalurkannya gaji bagi ribuan perangkat desa, daya beli masyarakat di wilayah Madina dipastikan akan meningkat.

(DD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Meinul Lubis Tersangka Baru Kasus Smart Village

29 July 2026 - 09:45 WIB

Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Banten Resmi Dilantik Oleh Ketua Umum SMSI Pusat

23 July 2026 - 14:47 WIB

Kasus Rudapaksa Anak, Grib Jaya Desak Polisi Tangkap 2 DPO

23 July 2026 - 12:28 WIB

Derita Balita Idap Kanker Mata, Orang Tua Butuh Bantuan Biaya Berobat

11 July 2026 - 08:41 WIB

Kejari Madina Diterpa Isu Kutipan Rp. 2.500.000 Perdesa

9 July 2026 - 11:13 WIB

Trending on Bisnis