Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Hukum & Kriminal

Klaim Ada RDP Korban Tewas Tambang Ilegal, Ketua Komisi I DPRD Tak Bisa Tunjukkan Bukti

badge-check


					Klaim Ada RDP Korban Tewas Tambang Ilegal, Ketua Komisi I DPRD Tak Bisa Tunjukkan Bukti Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Ahmad Taufiq Siregar mengklaim pernah melakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP) terkait persitiwa korban longsor tambang ilegal yang menyebabkan korban jiwa di beberapa lokasi.

Menjawab pertanyaan wartawan apakah Komisi I DPRD Madina yang membidangi hukum pernah melakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP) terkait maraknya korban tewas di tambang ilegal ke pihak – pihak terkait?

Ketua Komisi I DPRD Madina Ahmad Taufiq Siregar pun menyatakan, pernah namun ketika ditanya apakah ada Berita Acara (BA), Taufiq pun tidak menjawab lagi, saat ditanya melalui pesan aplikasi whatsapp,Senin (9/2/2026).

Tidak dapat menjawab dan memberikan penjelasan, Taufiq malah menyuruh agar wartawan datang menemuinya ke kantor PKB Madina.

Bahkan ia sempat menyebutkan bahwa terkait tambang ilegal telah beberapa kali dilakukan pertemuan dengan unsur Forkopimda di aula kantor Bupati beberapa waktu lalu. Bahkan diikuti beberapa unsur masyarakat.

Dari beberapa peristiwa, terhitung mulai tahun 2025 lalu tambang maut ilegal di beberapa kecamatan telah berulang kali terjadi dan mengakibatkan korban tewas dan luka – luka, akibat longsor dan kecelakaan kerja.

Namun anehnya, kasus demi kasus tidak ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Setiap kasus tewas di tambang ilegal hanya kandas di tingkat penyelidikan, kasus pun kandas dengan modus telah terjadi perdamaian.

Dalam catatan media dari bulan Mei 2025 hingga Februari 2026 aktifitas tambang ilegal telah menimbulkan sedikitnya 6 orang korban tewas di kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Linggabayu dan Barang Natal dan Kotanopan.

Korban adalah MBG AMH (48) warga Desa Suka Makmur meninggal dunia di tambang ilegal Aek Korsik Desa Tagilang pada Kamis (15/5/2025).

Kemudian M (53) warga Desa Kampung Baru Linggabayu tewas tertimbun longsor di wilayah kampung baru pada (22/5/2025).

AK (25) warga Desa Ampung Siala kecamatan Batang Natal, tertimbun Longsor dan dinyatakan tewas di lahan tambang ilegal Desa Simpang Durian kec Linggabayu, Minggu (25/5/2025).

Kemudian,R (10) dan S (9) warga Desa Rantobi kec Btg Natal ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian tambang ilegal yang ditinggalkan,kamis (29/5/2025).

Selanjutnya RN (48) warga Dusun Pulo Padang Linggabayu tewas tertimbun longsor di lahan tambang ilegal, Jum’at (13/6/2025).

Dan pada 10 July 2025 tambang ilegal di Desa Simpang Banyak kecamatan Ulu Pungkut,seorang warga Desa Huta Padang ditemukan tewas di lokasi tambang ilegal milik Juanda.

Terakhir, korban tewas di wilayah Muara Tagor Desa Muara Pungkut,kecamtan Kotanopan juga mengakibatkan tewas 1 orang dan 2 luka pada pada Sabtu (31/1/2026).

(AFS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Meinul Lubis Tersangka Baru Kasus Smart Village

29 July 2026 - 09:45 WIB

Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Mengutuk Tindakan Brutal terhadap Jurnalis di Siak, Desak Kepolisian Tangkap Pelakunya

25 July 2026 - 09:36 WIB

Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Banten Resmi Dilantik Oleh Ketua Umum SMSI Pusat

23 July 2026 - 14:47 WIB

Kasus Rudapaksa Anak, Grib Jaya Desak Polisi Tangkap 2 DPO

23 July 2026 - 12:28 WIB

PDI Madina Musancab, Targetkan Tambah Kursi DPRD pada Pemilu Mendatang

22 July 2026 - 09:14 WIB

Trending on Adventorial