Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Pemerintah

Penampakan Harimau Sumatera Gegerkan Pekerja dan Warga

badge-check


					Penampakan Harimau Sumatera Gegerkan Pekerja dan Warga Perbesar

TAPANULI SELATAN azkyalnewsnetwork.com – Kemunculan seekor Harimau Sumatera dewasa di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT North Sumatera Hydro Energy membuat geger para pekerja dan warga di Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penampakan satwa dilindungi tersebut pertama kali terekam dalam video amatir warga yang memperlihatkan harimau berjalan santai melintasi ruas jalan perusahaan sebelum masuk ke area semak belukar.

Tak berselang lama, dua hari kemudian, seorang operator alat berat kembali merekam kemunculan harimau dengan jarak sekitar 30 meter dari posisinya. Video tersebut pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan luas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Hasilnya, ditemukan sejumlah jejak kaki harimau di dua titik berbeda yang berjarak sekitar 10 kilometer.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III BKSDA Sumut, Susilo Ari Wibowo, menjelaskan bahwa kemunculan harimau tersebut terjadi pada 15 dan 17 April 2026. Pihaknya memastikan bahwa area tersebut memang merupakan jalur lintasan alami harimau.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, kami menemukan beberapa jejak di jalan inspeksi perusahaan. Lokasi ini memang termasuk jalur perlintasan harimau,” ujarnya Rabu (22/4/2026) siang.

Selain itu, BKSDA juga telah memberikan pelatihan kepada para pekerja perusahaan terkait langkah-langkah yang harus dilakukan apabila kembali berhadapan dengan satwa liar tersebut.

Petugas mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pekerja di sekitar lokasi, agar meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada pagi hari yang terlalu awal serta menjelang sore hingga malam hari, yang merupakan waktu aktif harimau.

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan perburuan liar maupun memasang jerat, karena berisiko membahayakan satwa dilindungi tersebut yang hidup di kawasan hutan Tapanuli. Upaya ini penting untuk menjaga keselamatan manusia sekaligus kelestarian Harimau Sumatera yang kini populasinya semakin terancam.

 

(D/A)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Meinul Lubis Tersangka Baru Kasus Smart Village

29 July 2026 - 09:45 WIB

Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Banten Resmi Dilantik Oleh Ketua Umum SMSI Pusat

23 July 2026 - 14:47 WIB

Kasus Rudapaksa Anak, Grib Jaya Desak Polisi Tangkap 2 DPO

23 July 2026 - 12:28 WIB

PDI Madina Musancab, Targetkan Tambah Kursi DPRD pada Pemilu Mendatang

22 July 2026 - 09:14 WIB

Listrik Padam di Panyabungan, Pengusaha Banyak yang Rugi

14 July 2026 - 13:31 WIB

Trending on Adventorial