MADINA azkyalnewsnetwork.com –Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang, milik Pemerintah Daerah, kebanggaan warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini kini lagi viral viralnya terkait kebijakan dari pihak Badan Kenaziran Masjid (BKM).
Kali ini, keluhan datang dari warga dan netizen yang mengaku kesulitan melaksanakan ibadah sholat, khususnya saat waktu Maghrib.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa akses masuk ke area masjid kerap ditutup menjelang waktu sholat Maghrib, sehingga menyulitkan jemaah yang hendak beribadah. Keluhan ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Salah satu netizen, Muhammad Khottob Nasution, mengungkapkan kekecewaannya melalui kolom komentar di postingan Facebook MNC Trijaya Madina.
“BKM Masjid Agung Aek Godang sekarang modelnya seperti masjid milik mereka sendiri. Tadi saya mau masuk sekalian mau sholat Maghrib, tapi pintunya sudah ditutup. Luar biasa sekali BKM yang sekarang, arogan sekali,” tulisnya.
Hal senada juga di tuliskan netizen lain yang ikut menyoroti kebijakan parkir di area Masjid Agung yang dinilai tidak lazim.
“Baru kali ini masjid pakai uang parkir, mungkin sudah keenakan minta uang karcis dari yang jualan di sana,” tulis akun Ermina Sari.
Kritik juga datang dari akun M L Lubis Nadenggan yang menilai masjid tidak seharusnya dijadikan tempat mencari keuntungan.
“Masjid dijadikan ajang bisnis, pengurusnya perlu diganti ni,” ujarnya.
Tak hanya itu, beberapa komentar bernada kekecewaan juga disampaikan netizen lain, yang mempertanyakan kinerja BKM dalam mengelola rumah ibadah tersebut.

Namun, tidak semua netizen menyalahkan pihak BKM. Sebagian mencoba memberikan sudut pandang berbeda dengan menilai kebijakan tersebut memiliki tujuan tertentu.
“Parkir di depan kan ada, tidak perlu ke halaman. Mungkin pihak BKM ingin mencegah masuknya wisatawan ke area masjid saat Maghrib. Pedagang juga sudah mulai tutup,” tulis akun Rizael Ansyari Tanjung.
Sementara, keterangan yang disampaikan dari pihak BKM Masjid Agung Nur Alannur Aek Godang terkait berbagai keluhan yang berkembang di masyarakat.
Pihak BKM mengaku tidak pernah memungut biaya parkir lagi sejak viral baru baru ini.
“Selain tanggal 4 dan 5 april kemarin, BKM tidak ada mengeluarkan kebijakan parkir di Masjid Agung,” tulis Ketua BKM Khoirul Anwar Siregar melalui pesan Whatsapp pada Senin(13/4/2026) kemarin.
(DD)














