MADINA azkyalnewsnetwork.com Konferensi Cabang (Konfercab) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berlangsung khidmat di Gedung Gereja GSJA Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Rabu (11/3/2026).
Konfercab yang digelar sekali dalam lima tahun ini menjadi momentum penting bagi organisasi para pendeta tersebut untuk melakukan evaluasi program sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2025 – 2030.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota API DPC Mandailing Natal, perwakilan jemaat gereja, serta pengurus API Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD API Sumut, Pdt. Coky Tobing, M.Th., M.Pd.
Dalam sambutannya, Pdt. Coky Tobing menekankan pentingnya peran para pendeta yang tergabung dalam API untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“API harus menjadi agen perubahan, hadir membawa terang bagi bangsa serta berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai moral, etika, dan kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPD API Sumatera Utara, proses pemilihan ketua API DPC Mandailing Natal berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan.
Baca juga berita menarik lainnya:Dua Warga Panyabungan Ditangkap Bawa Ganja di Barus
Dalam forum tersebut, Pdt. J.W. Aritonang, S.Th kembali dipercaya secara aklamasi untuk memimpin API DPC Mandailing Natal periode 2025 – 2030.
Setelah terpilih, Pdt. J.W. Aritonang diberikan mandat untuk menyusun struktur kepengurusan baru. Susunan kepengurusan yang telah dibentuk kemudian dibacakan melalui Surat Keputusan (SK) oleh Pdt. Simangunsong selaku Kepala Biro Organisasi DPD API Sumatera Utara.
Selanjutnya, Ketua DPD API Sumut memimpin prosesi pengambilan janji jabatan sekaligus mengukuhkan kepengurusan baru API DPC Mandailing Natal periode 2025 – 2030.

Dalam sambutannya usai dikukuhkan, Pdt. J.W. Aritonang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Konfercab dengan aman, damai, dan penuh persaudaraan.
Ia berharap kepengurusan API Mandailing Natal ke depan mampu semakin memperkuat peran gereja dalam pembinaan umat serta menjadi mitra strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang beretika dan bermoral.
“Kiranya API Mandailing Natal dapat terus berkontribusi dalam pembinaan umat serta menghadirkan nilai-nilai kasih, persatuan, dan moralitas dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Adapun susunan pengurus inti API DPC Kabupaten Mandailing Natal periode 2025 – 2030 yakni, ketua, Pdt. J.W. Aritonang, S.Th.
Sekretaris: Pdt. L.J. Munthe, S.Pd.K. Bendahara: Pdt. A. Hutagalung, S.Th.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan API Mandailing Natal semakin solid dalam menjalankan berbagai program pelayanan, mempererat persaudaraan antar gereja, serta berperan aktif dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal.
(DD)













