Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Pemerintah

Banjir Disertai Gelondongan Kayu Kembali Terjang Tapanuli Tengah, Tanggul Darurat Jebol

badge-check


					Banjir Disertai Gelondongan Kayu Kembali Terjang Tapanuli Tengah, Tanggul Darurat Jebol Perbesar


TAPANULI TENGAH azkyalnewsnetwork.com -Banjir susulan yang membawa gelondongan kayu kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu sore hingga malam.


Akibatnya, daerah yang sebelumnya terdampak banjir bandang kembali terendam. Sejumlah tanggul darurat yang dibangun pascabencana sebelumnya dilaporkan jebol sehingga memicu kepanikan warga.


Hujan deras yang turun secara tiba-tiba sejak pukul 17.00 WIB menyebabkan sungai meluap. Salah satu wilayah terdampak berada di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, yang sebelumnya juga sempat diterjang banjir.


Arus deras membawa material kayu berukuran besar yang memperparah kondisi. Warga yang masih trauma terlihat berupaya menyelamatkan kendaraan dan barang berharga dari genangan air.

Alat berat dikerahkan untuk membersihkan gelondongan kayu yang dikhawatirkan menyumbat aliran sungai dan memperparah banjir. Ketinggian air dilaporkan mencapai hingga satu meter dan merendam permukiman warga serta ruas jalan.

Sejumlah kendaraan mogok akibat terendam banjir, sehingga pengendara terpaksa mendorong kendaraannya.


Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengatakan perubahan cuaca ekstrem menjadi pemicu banjir susulan tersebut.


“Hari ini terjadi perubahan cuaca yang sangat ekstrem. Sore tadi hujan deras, termasuk di wilayah perbukitan, sehingga daerah yang sebelumnya terdampak banjir kembali terendam. Sejumlah tanggul darurat yang kita bangun jebol dan air mengalir deras disertai kayu,” ujar Masinton.


Ia menambahkan, pemerintah daerah telah mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman serta mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah rawan banjir dan mewaspadai potensi tanah longsor.

Hingga kini, petugas masih melakukan evakuasi dan pemantauan di sejumlah titik banjir hingga Rabu malam.

(DD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Revitalisasi Pisang Kepok, Tim Ahli UMA Tinjau Lahan Sipalangka untuk Proyek Terintegrasi

27 April 2026 - 14:02 WIB

Petani Menjerit, Lahan Pertanian Tertimbum Material Banjir Sejak Tahun Lalu

25 April 2026 - 07:09 WIB

Satpol PP Medan Tertibkan PKL di Jalan Dr. Mansyur, Lapak yang Ganggu Trotoar Diamankan

23 April 2026 - 08:37 WIB

Pegawai Dishub Madina Terjerat Narkoba, Bupati Pastikan Sanksi Tegas

22 April 2026 - 15:07 WIB

Penampakan Harimau Sumatera Gegerkan Pekerja dan Warga

22 April 2026 - 07:28 WIB

Trending on Pemerintah