Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Sosial

Sawah Tertutup Lumpur Sedimen Dan Bebatuan,Warga Sayurmaincat Bingung Mau Turun Ke Sawah

badge-check


					Sawah Tertutup Lumpur Sedimen Dan Bebatuan,Warga Sayurmaincat Bingung Mau Turun Ke Sawah Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com – Dampak bencana alam akhir tahun lalu bukan hanya memupus harapan sebagaian warga petani Desa Sayurmaincat kecamatan Hutabargot untuk memanen hasil sawahnya.

Seperti diketahui, banjir lumpur Aek ( sungai) Dolok bercampur sedimen dan bebatuan bahkan potongan – potongan kayu yang menyapu puluhan hektare tanaman pagi berumur 1 bulan ternyata sekaligus menyapu harapan petani untuk memanen padinya menjelang datangnya bulan Ramadhan ini.

Pantauan wartawan, Kamis (5/2)di areal persawahan Saba Roba Desa Sayurmaincat bukan hanya gagal panen, hampir dapat dipastikan, para petani terdampak juga dipastikan kesulitan mengolah kembali areal sawah dan parit yang sudah ditutupi lumpur bercampur pasir dan batu.

Sunnun, Nurdin dan Sarah, ketiganya warga Sayurmaincat terdampak bencana banjir saat ditemui terpisah mengaku pasrah dengan kondisi yang ada saat ini.

Bahkan ketika diminta tanggapannya kapan mulai turun ke sawah lagi, mereka memiliki jawaban yang hampir sama, bingung memulai bagaimana mengolah kembali sawahnya.

“Bagaimana ya lae, aku pun gak tau lagi kekmana ini,pengairan pun sudah tidak ada, jalur air pun semua sudah tertutup rata dengan sawah”, ucapnya lemas.

Hal serupa juga diungkapkan Sunnun dan Sarah, keduanya juga mengaku tidak tau lagi berbuat apa. ” Kami hanya berharap hadirnya bantuan pemerintah untuk menguras pasir dan bebatuan ini, kami gak bisa apa – apa lagi”, ucap mereka.

Mereka mengkhawatirkan bila musim tanam sehabis lebaran ini mereka harus absen, akan menjadi kondisi sulit buat ekonomi mereka.

“Bagaimanalah ini, kami menyekolahkan anak, kalau solat siap lebaran gak bisa juga ke sawah, gawatlah kami ini”, pungkas Sarah sembari berharap Pemkab Madina segera memberikan bantuan.

( AFS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Pelantikan, SMSI Siantar Simalungun Gandeng Bank Indonesia Berbagi Kasih di Panti Asuhan

11 September 2026 - 23:19 WIB

Bantuan Logistik PDI ke Pengungsi Sinabung

5 September 2026 - 11:09 WIB

Breaking News: Lima Rumah Warga di Panyabungan Julu Hangus Terbakar

22 August 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Madina Bacakan Teks Proklamasi Pada HUT ke-81 RI di MBG

17 August 2026 - 15:35 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Perumahan Cemara Madina Rayakan HUT RI ke-81

17 August 2026 - 12:44 WIB

Trending on Adventorial