Menu ✖

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Hukum & Kriminal

Sadis!!! Lansia Asal Panyabungan Dirampok dan Dibuang di Perkebunan

badge-check


					Sadis!!! Lansia Asal Panyabungan Dirampok dan Dibuang di Perkebunan Perbesar

MADINA azkyalnews.com – Nasib malang menimpa seorang lansia bernama Hj. Halimah (73), asal Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Korban yang diketahui seorang pedagang sayur ini menjadi korban penculikan, penganiayaan, serta perampasan perhiasan oleh sekelompok orang tak dikenal pada hari Kamis (14/5/2026) kemarin.

Korban dibuang oleh para pelaku di kawasan perkebunan sepi di Desa Simirik, Kecamatan PSP Batunadua, Padang Sidempuan, setelah seluruh perhiasan emas miliknya seberat kurang lebih 30 gram dirampas paksa.

Peristiwa bermula saat korban sedang berada di Pasar Lama Panyabungan. Hj Halimah dihampiri oleh seorang wanita tidak dikenal yang mengaku membawa oleh-oleh untuknya di dalam sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan.

Tanpa rasa curiga, korban dipapah menuju mobil jenis Avanza warna hitam. Namun, sesaat setelah kendaraan melaju, situasi berubah mencekam.

“Kalau ibu tidak diam, kami habisi,” ujar Halimah menirukan ancaman salah satu pelaku, Jumat (15/5/2026) dilansir dari MohgaNews.

Korban Hj Halimah saat ditemukan warga (poto screenshot tiktok)

Dianiaya di Dalam Mobil

Halimah membeberkan bahwa pelaku berjumlah lima orang, terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. Di dalam mobil, korban disekap menggunakan selimut tebal dan mengalami tindakan kekerasan fisik.

“Saya dipiting. Ada perempuan agak gemuk menindih paha dan kaki saya. Yang lain memegang kepala dan leher, bahkan ada yang memukul,” tutur Halimah dengan nada gemetar.

Dalam kondisi tertekan, para pelaku melucuti perhiasan emas yang dikenakan korban yang diperkirakan mencapai 30 gram.

Setelah dibawa berkeliling selama beberapa jam, sekitar pukul 13.00 WIB, korban ditendang keluar dari mobil di daerah Desa Simirik yang jauh dari pemukiman penduduk.

“Saya jatuh dan terduduk kesakitan di area perkebunan. Dengan sisa tenaga, saya merangkak mencari bantuan sampai melihat sebuah rumah warga,” tambahnya.

Warga yang menemukan korban kemudian membawanya ke rumah kepala lingkungan setempat sebelum akhirnya pihak keluarga menjemputnya untuk dibawa pulang ke Panyabungan dalam kondisi syok berat.

Dikabarkan, Sat Reskrim Polres Madina dan Polsek Panyabungan tengah menyelidiki peristiwa ini dan akan mengejar para pelaku.

 

(DD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PETI Madina Tak Cukup Ditertibkan ,Ketua Umum YLBH SAHABAT MADINA Nur Miswari Desak Evaluasi Satgas dan Pengusutan Pemodal hingga ke Akar Jaringan

24 October 2026 - 02:37 WIB

Ketua SMSI Madina Dukung Polres, Berantas Narkoba

23 October 2026 - 06:26 WIB

Pemilik Lahan dan Toke Tambang Bungkam Soal Tewasnya Pekerja Peti

21 October 2026 - 05:05 WIB

Kapolres Sibolga Pimpin Gerebek Sarang Narkoba, 3 Pria Diamankan

19 October 2026 - 08:25 WIB

Karyawan Tambang Simpang Tolang Tewas Tertimpa Pohon

19 October 2026 - 05:42 WIB

Trending on Hukum & Kriminal