Menu

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Pemerintah

Listrik Sering Padam, Elektronik Warga Rusak, PLN ULP Ungkap Penyebabnya 

badge-check


					Listrik Sering Padam, Elektronik Warga Rusak, PLN ULP Ungkap Penyebabnya  Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com – Layanan kelistrikan di wilayah Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi sorotan tajam publik. Sejak awal tahun 2026, intensitas pemadaman listrik yang tinggi memicu gelombang kritik dari pelanggan yang merasa dirugikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pemadaman listrik di Panyabungan dilaporkan terjadi hingga 8 kali dalam sehari. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan kerusakan perangkat elektronik rumah tangga.

Salah satu warga yang menjadi korban akibat sering mati lampu ini adalah RH, warga Kota Siantar, Panyabungan.

RH mengaku, peralatan elektronik dirumahnya mengalami kerusakan, seperti AC dan peralatan dapur elektronik lainnya. “Sudah rusak AC di rumah dan elektronik lainnya, padahal kita rutin bayar listrik, kalau begini apakah PLN tanggung jawab,” ucapnya. Senin (4/5/) siang.

Selain itu, kritik pedas pun dialamatkan kepada manajemen PLN ULP Panyabungan yang dinilai tidak profesional. Warga mengeluhkan waktu pemadaman yang sering terjadi pada jam-jam krusial, termasuk saat waktu ibadah salat.

“Evaluasi besar-besaran harus dilakukan. Kami rutin membayar tagihan dan membeli token, namun pelayanan yang kami terima jauh dari kata maksimal. Jangan sampai pelanggan kecewa berat karena kejadian ini terus berulang,” kata salah satu warga Panyabungan yang enggan disebutkan namanya, Senin (4/5/2026).

Merespons keluhan tersebut, Manager PLN ULP Panyabungan, Muhammad Iqbal Rangkuti, angkat bicara. Ia membenarkan adanya gangguan distribusi listrik di wilayah kerjanya dan menjelaskan bahwa ada dua faktor utama penyebab pemadaman.

Penyebab pertama adalah faktor eksternal atau lingkungan dan alam. Dahan pohon, bambu tumbang, serta pohon karet atau sawit yang menyentuh Jaringan Tegangan Menengah (JTM).

Selanjutnya, kata dia, gangguan serangan hewan jenis tupai, burung, ular, hingga kelelawar pada transformator (travo) atau kabel jaringan.

Semetara faktor gangguan pihak ketiga itu mulai dari akibat benang atau kerangka layang-layang, aktivitas proyek pembangunan di sekitar jaringan, hingga insiden kendaraan yang menabrak tiang listrik.

Guna meminimalisir pemadaman di masa mendatang, Muhammad Iqbal menegaskan bahwa pihak PLN tengah menyusun dan melakukan langkah-langkah strategis.

Langkah penanganan dan mitigasi tersebut, seperti pemetaan titik rawan. Pihak PLN kini menyusun peta area rawan pohon tumbang berdasarkan jalur penyulang.

Seterusnya, ispeksi berkala. Petugas PLN terus melakukan pengawasan Right of Way (ROW) secara rutin di sepanjang jalur kabel, dan pembersihan jaringan dengan cara memangkas pohon-pohon yang mendekati konduktor JTM, khususnya di daerah prioritas rawan gangguan.

Dalam mengatasi ini, jelas Iqbal, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pemilik lahan, kepala desa, pihak kecamatan, serta instansi terkait untuk izin pembersihan lahan.

“PLN ULP Panyabungan berkomitmen untuk terus berupaya maksimal. Kami memprioritaskan pembersihan dan pemangkasan dahan di daerah-daerah yang tercatat paling sering mengalami gangguan,” pungkas Iqbal.

 

(D/I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Pelantikan, SMSI Siantar Simalungun Gandeng Bank Indonesia Berbagi Kasih di Panti Asuhan

11 September 2026 - 23:19 WIB

Bandar Sabu Ini Imbau Pemuda Jauhi Narkoba

10 September 2026 - 16:38 WIB

Bantuan Logistik PDI ke Pengungsi Sinabung

5 September 2026 - 11:09 WIB

Kajaksaan dan SMSI Perkuat Hubungan Media

3 September 2026 - 06:29 WIB

Breaking News: Lima Rumah Warga di Panyabungan Julu Hangus Terbakar

22 August 2026 - 16:00 WIB

Trending on Hukum & Kriminal