Menu ✖

Dark Mode
Video Pengakuan Kasatlantas Sebut Oknum AKBP Dibalik Kasus Lakalantas Ke Hakim PN Madina Oknum Polisi dan Istri Anggota DPRD Tipu Puluhan Personel, Kerugian Capai Rp10,2 Miliar Fakta Persidangan Korupsi, Ada Dugaan Aliran Dana ke Plt Kadis PUPR Madina Parkir di Masjid Agung Mulai Bayar Jelang Magrib, Pengendara Terkapar di Jalan Raya Mompang Julu BPBD Bersama Pihak PGA Pantau Ketat Perkembangan Gunung Sorik Marapi

Pemerintah

Aktivitas Gunung Sorik Marapi Waspada, Warga Dihimbau Jangan Mendekat

badge-check


					Aktivitas Gunung Sorik Marapi Waspada, Warga Dihimbau Jangan Mendekat Perbesar

MADINA azkyalnewsnetwork.com Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status aktivitas Gunung Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Kenaikan status ini berlaku efektif sejak Jumat (3/4/2026) pukul 21.00 WIB.

Keputusan diambil menyusul peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan, yang mengindikasikan adanya migrasi magma dari kedalaman menuju permukaan. Kondisi ini berpotensi memicu erupsi freatik maupun semburan lumpur.

Berdasarkan data resmi Plt. Kepala Badan Geologi, Dr. Lana Saria, tercatat lonjakan gempa yang cukup tajam. Dalam dua hari terakhir terjadi 115 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA) dan 4 kali gempa terasa. Hingga pukul 18.00 WIB, terekam kembali 49 kali gempa vulkanik dalam dengan intensitas hingga Skala IV MMI.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, langsung menginstruksikan jajarannya untuk menyebarluaskan informasi ini ke seluruh wilayah terdampak.

“Kami telah menginstruksikan jajaran untuk meneruskan imbauan tersebut kepada seluruh lapisan masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan bersama,” ujar Camat Puncak Sorik Marapi, Yanjahudin, Sabtu (4/4).

Sehubungan dengan status Waspada ini, pemerintah mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting. Masyarakat dan wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas dalam radius 1.500 meter dari pusat kawah utama.

Selain itu, area Kawah Sibanggor Tonga dan Kawah Sibanggor Julu harus segera dikosongkan untuk menghindari potensi bahaya gas beracun dan semburan lumpur yang bisa terjadi tiba-tiba.

“Semua pihak diminta menjaga situasi kondusif dan tidak menyebarkan berita bohong (hoax). Percayalah hanya pada informasi resmi melalui Website Magma Indonesia atau kanal resmi Badan Geologi,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan wartawan di lapangan pada Sabtu pagi, aktivitas warga di sejumlah desa di lereng gunung masih berjalan seperti biasa dan belum ada warga yang mengungsi. Namun, sebagian besar warga mengaku belum mengetahui informasi perubahan status gunung tersebut.

(DD/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua SMSI Madina Dukung Polres, Berantas Narkoba

23 October 2026 - 06:26 WIB

Pemilik Lahan dan Toke Tambang Bungkam Soal Tewasnya Pekerja Peti

21 October 2026 - 05:05 WIB

Kapolres Sibolga Pimpin Gerebek Sarang Narkoba, 3 Pria Diamankan

19 October 2026 - 08:25 WIB

Karyawan Tambang Simpang Tolang Tewas Tertimpa Pohon

19 October 2026 - 05:42 WIB

Pagi Pagi, Kebakaran Hebat Terjadi di Panyabungan Tonga, 3 Rumah Rata

18 October 2026 - 01:57 WIB

Trending on Peristiwa