MADINA azkyalnewsnetwork.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diminta mempercepat pencarian dan BOS tahun 2026, baik untuk Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dengan keterlambatan pencarian dana BOS ini, tentunya mempengaruhi kegiatan belajar dan mengajar di sekolah.
Ali Samudra salah satu pegiat sosial di Kabupaten Madina, Kamis(12/2/2026, mengatakan dari sebanyak 407 SD dan 86 SMP yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Madina, bahwa Pemerintah Pusat telah menyalurkan Dana Operasional Satuan Pendidikan tersebut.
“Sesuai info yang didapatkan bahwa Pemerintah Pusat telah menyalurkan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kepada 407 Sekolah Dasar dan 86 Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Mandailing Natal,” ujarnya.
Bahkan, Ali menyebut Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan juga telah terbit pada tanggal 5 Pebruari 2026.
Maka untuk itu, diharapkan kepada Tim BOSP di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madina, sebagai Tim Pembinaan dan Pengawasan Dana BOSP untuk tidak memperlambat atau menghambat proses pencairan sesuai dengan kewenangannya.
“Karena dana tersebut sangat dibutuhkan oleh sekolah guna kelancaran berjalannya kegiatan belajar mengajar,” imbuh Ali.
Sementara itu, Meneger BOS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madina, yang dicoba dihubungi untuk mempertanyakan keterlambatan pencarian dana BOS di SD dan SMP tahun 2026 ini, hingga kini belum manyahuti.
(DD)














